Kurikulum 2013 SD Revisi 2016 Kurikulum 2013 SMP Revisi 2016 Kurikulum 2013 SMA Revisi 2016  Kurikulum 2013 pada tahun 2016 mengalami beberapa perubahan yang cukup signifikan namun tidak merubah substansi vital dari kurikulum 2013.
Kurikulum 2013 SD Revisi 2016

Kurikulum 2013 SMP Revisi 2016

Kurikulum 2013 SMA Revisi 2016

Kurikulum 2013 pada tahun 2016 mengalami beberapa perubahan yang cukup signifikan namun tidak merubah substansi vital dari kurikulum 2013. Perubahan ini tentu penting untuk diketahui guru, terutama guru yang baru melaksanakan atau belum mengikuti pelatihan kurikulum 2013 revisi tahun 2016.

Pemerintah optimistis, seluruh sekolah akan dapat menerapkan K-13 (tahun ini) dengan lebih mudah mengimplementasikannya karena metodenya lebih sederhana dan ringkas dari pada K-13 sebelumnya.
"Untuk nama, kami sepakati tetap menggunakan nama Kurikulum 2013," kata ‎Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendikbud Totok Suprayitno, “Kalau‎ sebelumnya penilaiannya double. Siswa juga dibatasi proses berpikirnya. Misalnya SD hanya sebatas pemahaman, SMP analisa, dan SMA mencipta. Sekarang SD bisa menciptakan sesuatu karena materinya kita satukan, tidak dipenggal-penggal lagi," katanya.
Download :
Poin utama adalah meningkatkan hubungan atau keterkaitan antara kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD). Aspek lainnya yakni penyederhanaan aspek penilaian siswa oleh guru. Pada K13 versi lawas, seluruh guru wajib menilai aspek sosial dan spiritual (keagamaan) siswa. Sistem ini yang lantas dikeluhkan banyak guru.
Download :


Dalam skema yang baru, penilaian sosial dan keagamaan siswa cukup dilakukan oleh guru PPKn dan guru pendidikan agama-budi pekerti. Sementara guru fisika dan mata pelajaran lainnya hanya menilai aspek akademik sesuai bidang yang diajarkan saja.

Ini adalah hasil pelatihan kepada guru sasaran kurikulum 2013:
  • Nama kurikulum tidak berubah menjadi kurikulum nasional tp tetap Kurikulum 2013 Edisi revisi yang berlaku secara Nasional.
  • Penilaian sikap KI 1 & KI 2 sdh ditiadakan di setiap mata pelajaran hanya agama dan ppkn namun Ki tetap dicantumkankan dlm penulisan RPP.
  • Jika ada 2 nilai praktik dalam 1 kd, maka yg diambil adl nilai yg tertinggi. Penghitungan nilai keterampilan dalam 1 kd ditotal (praktik, produk, portofolio) dan diambil nilai rata2. untuk pengetahuan, bobot penilaian harian dan penilaian akhir semester itu sama.
  • Pendekatan scientific 5M bukan lah satu2 nya metode saat mengajar dan apabila digunakan maka susunan nya tidak harus berurutan
  • Silabus kurtilas edisi revisi lebih ramping hanya 3 kolom yaitu KD, materi pembelajaran dan kegiatan pembelajaran
  • Perubahan terminologi ulangan harian menjadi penilaian harian, uas menjadi penilaian akhir semester utk semester 1 dan penilaian akhir tahun utk semester 2. Dan sudah tdk ada lagi uts langsung ke penilaian akhir semester.
  • Dalam RPP, tidak perlu disebutkan nama metode pembelajaran yang digunakan dan materi dibuat dalam bentuk lampiran berikut dengan rubrik penilaian (jika ada).
  • Skala penilaian menjadi 1-100. Penilaian sikap diberikan dalam bentuk predikat dan deskripsi.
  • Remedial diberikan untuk yg kurang namun sebelumnya siswa diberikan pembelajaran ulang. Nilai Remed inial adalah nilai yg dicantumkan dalam hasil.

Download :
 
Top